Download

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.(Ali Imran 190-191)

Kamis, 21 Maret 2013

PENGETAHUAN DASAR MEMBUAT GARIS LURUS TERHALANG DI LAPANGAN



Pengetahuan dasar ilmu ukur tanah membuat garis lurus terhalang di lapangan yaitu pelaksanaan pembuatan garis lurus tidak dapat dibuat atau dilakukan secara langsung disebabkan karena adanya rintangan atau halangan. Halangan atau ritangannya bisa berupa bangunan, sungai, jalan kereta api dan lain sebagainya. Maka didalam pembuatan garis lurus yang ada rintangannya tersebut perlu  menggunakan pertolongan segitiga siku – siku dengan perbandingan 3 : 4 : 5. Di dalam menentukan garis lurus PQ dengan menentukan titik – titik diantara P dan Q dapat dilakukan dengan 2 cara, antara lain sebagai berikut : 
  • Cara yang pertama yaitu dibuat garis lurus lainnya yang sejajar dengan PQ, lalu tentukan titik A dan titik B. Sehingga jarak dari P dan Q ke garis lurus AB sama panjangnya = p. Maka dengan demikian, haruslah dibuat α QBA kedua – duanya 90o. Kemudian tentukan titik – titik a, b, c, d dan selanjutnya pada garis lurus AB dan buatlah pada titik – titik kini garis tinggi, garis yang dibuat sama dengan P. Maka didapat titik a’, b’, c’, d’ dan seterusnya yang merupakan titik – titik dari garis lurus PQ. Sebegai penjelasan dapat kita lihat pada gambar berikut di bawah ini.

  • Cara yang kedua yaitu dicari titik A di lapangan yang letaknya sedemikian rupa, hingga titik P kelihatan dari titik A. Buatlah di lapangan garis lurus PA dengan titik – titiknya a, b, c dan d. Untuk menentukan maka dilakukan dengan cara di bawah ini. 
Selanjutnya dibuat jarak P1, P2, P3 dan P4 sebagai garis tinggi – garis tinggi berturut – turut di titik a, b, c, dan d, maka dapatlah titik – titik a’, b’, c’ dan d’ yang letaknya akan terletak di garis lurus PQ, juga perlu disini dibuat sudut – sudut di titik – titik a, b, c, dan d yang besarnya sama dengan sudutnya 90o.Dengan cara ini memerlukan hitungan jarak – jarak P1 dan seterusnya. Bila garis PQ panjang, maka banyaklah pula hitungan yang harus dilakukan. Tetapi pada cara satu, tidak ada hitungan yang harus dikerjakan karena jarak – jarak yang terdapat pada lapangan sama panjangnya dengan jarak P yang telah ditentukan. 
                 

 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Recent Posts