Ada beberapa peralatan didalam menggambar teknik dasar (gambar manual/tanpa komputer) yang harus diketahui berdasarkan fungsi dan cara penggunaannya. Walaupun pada saat sekarang sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi, serta tuntutan dunia industri, menggambar sudah menggunakan Program Autocad yang merupakan program aplikasi rancang bangun
berbasis CAD (Computer Aided Desain) buatan autodesk incorporation. Tetapi untuk sampai ke aplikasi rancang bangun tersebut tentunya juga untuk gambar arsitektur, gambar sipil ataupun mesin diperlukan dasar-dasar gambar teknik yaitu menggambar secara manual. Sebagai dasar dan kaidah-kaidah penggambaran yang baik dan benar sesuai dengan standar ISO. Karena hasil dari gambar tersebebut jelas, mudah dibaca (dimengerti), serta dapat dilaksanakan. Karena gambar tersebut di bidang teknik merupakan salah satu bahasa atau alat komunikasi untuk di aplikasikan. Oleh karena itu di dalam menggambar dasar teknik perlu diketahui beberapa peralatan serta kelengkapan gambar teknik tersebut. beberapa peralatan gambar teknik antara lain sebagai berikut :
Senin, 05 Agustus 2013
Minggu, 14 Juli 2013
REKAYASA JALAN RAYA I
Sejarah perkembangan jalan dimulai dengan sejarah
manusia itu sendiri yang selalu berhasrat untuk mencari kebutuhan hidup
dan berkomunikasi dengan sesama. Dengan demikian perkembangan jalan
saling berkaitan dengan teknik jalan, seiring dengan perkembangan
teknologi yang ditemukan manusia.
Pada awalnya jalan raya hanya berupa jejak manusia
yang mencari kebutuhan hidup. Setelah manusia mulai hidup berkelompok
jejak-jejak berubah menjadi jalan setapak yang masih belum berbentuk
Jalan yang rata. Dengan dipergunakan alat transportasi seperti hewan,
kereta, atau yang lainnya, mulai dibuat jalan yang rata.
Sejarah perkembangan jalan di Indonesia yang tercatat
dalam sejarah bangsa Indonesia adalah pembangunan jalan Daendles pada
zaman Belanda, yang dibangun dari anyer di Banten sampai Panarukan di
Banyuwangi Jawa Timur. Yang diperkirakan 1000 km. Pembangunan tersebut
dilakukan dengan kerja paksa pada akhir abad 18. Tujuan pembangunan pada
saat itu terutama untuk kepentingan strategi dan dimasa tanam paksa
untuk memudahkan pengangkutan hasil bumi.
Jalan Daendles tersebut belum direncanakan secara
teknis baik geometrik maupun perkerasannya. Konstruksi perkerasan jalan
berkembang pesat pada jaman keemasan Romawi. Pada saat itu telah dimulai
dibangun jalan-jalan yang terdiri dari beberapa lapis perkerasan.
Perkembangan konstruksi perkerasan jalan seakan terhenti dengan
runtuhnya kekuasaan Romawi sampai abad 18.
Pada akhir abad 18, Thomas Telford dari
Skotlandia (1757-1834) ahli jembatan lengkung dari batu, menciptakan
konstruksi perkerasan jalan yang prinsipnya sama seperti jembatan
lengkung seperti berikut ini ;
“ Prinsip desak-desakan dengan menggunakan batu-batu belah yang dipasang berdiri dengan tangan “. Konstruksi ini sangat berhasil kemudian disebut “Sistem Telford”.
Minggu, 24 Maret 2013
MENGENAL JENIS-JENIS ATAP
Merencanakan bentuk atap
merupakan hal yang sangat perlu
diperhatikan bagi seorang perencana (arsitek). Atap merupakan penutup dari
semua ruangan yang ada di bawahnya. Oleh karena itu atap harus mempunyai nilai
artistik tetapi harus diperhitungkan juga dari segi mekanika tekniknya agar
konstruksi atap tersebut kokoh, kuat, aman dan nyaman. Bagaimanapun karena
konstruksi atap merupakan konstruksi struktur pendukung dari material penutup
atap tersebut. Dimana konstruksi atap mendukung berat penutup atap, berat
komponen atap serta gaya-gaya luar yang bekerja. Seperti kita ketahui gaya-gaya
yang bekerja pada konstruksi struktur atap yaitu beban hidup, beban angin, air
hujan, gempa. Secara mekanika bahwa beban atap yang bekerja dihantarkan kepada
rangka atap melalui komponen reng, usuk dan gording. Sedangkan untuk bahan
material rangka atap tersebut bisa diperoleh dari alam atau pabrikasi. Untuk
bahan baku dari alam bisa digunakan kayu dan bambu, sedangkan untuk hasil
pabrikasi berupa baja konvensional, baja
ringan, alumunium serta beton. Tentunya di dalam merencanakan atap hendaknya
mengikuti perkembangan jaman, teknologi dan model yang sedang trend saat ini.
Sebagai informasi untuk menambah wawasan kita berkaitan dengan beberapa bentuk
atau model konstruksi atap disesuaikan dengan peradaban dan perkembangan
teknologi serta sesuai dengan segi arsitekturnya dapat dilihat di bawah ini
Kamis, 21 Maret 2013
BANGUNAN CADANGAN AIR (RESERVOIR)
Bangunan cadangan air atau reservoir merupakan bangunan yang digunakan untuk menampung dan menyimpan air agar dapat memenuhi/mencukupi kebutuhan hidup :
- Pemakaian air, pada saat penggunaannya serempak dan kebutuhan airnya mencapai maksimal (keadaan ini disebut dengan kebutuhan pada jam puncak/Q puncak)
- Pemadam kebakaran
PENGETAHUAN DASAR MEMBUAT GARIS LURUS TERHALANG DI LAPANGAN
Pengetahuan dasar ilmu
ukur tanah membuat garis lurus
terhalang di lapangan yaitu pelaksanaan pembuatan garis lurus tidak dapat dibuat atau dilakukan secara langsung disebabkan
karena adanya
rintangan atau halangan. Halangan atau
ritangannya bisa berupa bangunan, sungai, jalan kereta api dan
lain sebagainya. Maka didalam
pembuatan garis lurus yang ada rintangannya
tersebut perlu menggunakan pertolongan segitiga siku – siku
dengan perbandingan 3 : 4 : 5. Di
dalam menentukan garis
lurus PQ dengan menentukan titik – titik diantara P dan Q dapat dilakukan
dengan 2 cara, antara lain sebagai berikut :
Rabu, 02 Januari 2013
SISTEM DISTRIBUSI AIR
Kebutuhan akan air merupakan
kebutuhan yang sangat pokok bagi mahluk hidup, dimana air tersebut sebagai
sarana yang dapat memenuhi kebutuhan. Misalkan kebutuhan air untuk rumah tangga,
industri dan irigasi, yang pada prinsipnya adalah untuk kehidupan manusia
sepanjang masa. Air bersih digunakan untuk air minum, mandi cuci atau lainnya. Ada
beberapa jenis sumber air yang kita ketahui seperti :
Langganan:
Postingan (Atom)
.bmp)


.png)