Konstruksi suatu bangunan terdiri dari bagian-bagian atau komponen bangunan. Konstruksi bangunan yang seluruh konstruksi pendukungnya merupakan struktur beton bertulang adalah pelat lantai, balok lantai, kolom, dinding. Pada pengerjaan Pelat lantai beton bertulang umumnya di cor ditempat bersama-sama dengan balok lantai dan kolom sehingga terjalin suatu hubungan atau ikatan yang sangat kuat dengan komponen tersebut. Ikatan antara pelat lantai dengan balok akan diperoleh suatu jalinan yang merupakan satu kesatuan yang disebut perletakan jepit, sedangkan untuk menahan momen lentur maka dipasang tulangan baja baik searah maupun pada kedua arah.
Pada pengerjaan tulangan pelat lantai, tulangan pelat lantai tersebut harus dikaitkan pada tulangan balok penumpu sesuai dengan persyaratan yang ada. Dalam perencanaan dan perhitungan plat lantai harus mengikuti peraturan yang berlaku, yaitu harus sesuai dengan persyaratan beton bertulang yaitu SNI Beton 1991. Bentangan pada pengerjaan plat lantai digunakan ukuran 3 x 3, 3 x 4, 3 x 5, 3½ x 4, 3 x 4½, 4 x 4, disesuaikan dengan pengaturan jarak kolom dan balok portal, jika perlu di tambah balok-anak.
Gambar bentangan plat lantai


